Pelatihan Aplikasi PCR & qPCR di Bidang Taksonomi, Pangan, dan Kesehatan

Pelatihan PCR & qPCR

Pembukaan Acara Pelatihan PCR & qPCR oleh Rektor Universitas Lampung

November 2016, UPT. Laboratorium Terpadu dan Sentra Inovasi Teknologi (UPTLTSIT) mengadakan pelatihan profesional PCR & qPCR.  Kegiatan ini digelar UPTLTSIT bekerja sama dengan GeneCraft Lab sebagai tim ahli teknis PCR & qPCR.  Kegiatan dibuka langsung oleh Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, M.P.

Kegiatan pelatihan PCR & qPCR dilaksanakan di UPT.LTSIT Unila pada 08 – 09 November 2016.  Kegiatan ini diikuti oleh 26 peserta dari beberapa instansi di Lampung maupun luar Lampung.  Adapun instansi tersebut antara lain Universitas Lampung, PT. GGP, Poltekes Lampung, BPOM Lampung, Polinela, Universitas Pertamina, dan lain-lain.

Kegiatan berlangsung dalam dua sesi yaitu 30% sesi teori aplikasi PCR & qPCR dan 70% sesi praktek pengoperasian PCR & qPCR dan pengujian sampel.  Sesi teori berlangsung di ruang seminar gedung Rektorat Universitas Lampung dengan materi Aplikasi PCr dan qPCR oleh Prof. Dr. Ir. Sudarsono, M.Sc., dari PMB Lab., Departemen Agronomi & Holtikultura, Faperta, IPB. Sedangkan sesi praktek dipandu langsung oleh tim teknis UPT.LTSIT dan GeneCraft Lab di Ruang Biomolekuler, Laboratorium Riset, UPT.LTSIT Unila.

Dalam sesi praktikum kegiatan pelatihan PCR & qPCR difokuskan pada ekstraksi DNA tanaman, bakteri dan produk olahan daging.  Untuk aplikasi PCR dalam bidang ekstraksi DNA produk olahan daging dilakukan penentuan cemaran daging babi pada produk olahan daging.  Kegiatan dimulai dengan preparasi sampel, ekstraksi DNA, pengoperasian PCR, dan intepretasi data hasil analisis PCR.

Kegiatan pelatihan PCR & qPCR selain untuk meningkatkan kompetensi peserta juga bertujuan untuk mempromosikan layanan pengujian menggunakan PCR & qPCR yang mampu dilakukan di UPT. LTSIT kepada instansi terkait dan terutama peneliti. UPT.Laboratorium Terpadu dan Sentra Inovasi Teknologi (UPT.LTSIT) telah mampu melakukan pengujian dan riset mikrobiologi bidang taksonomi, pangan, dan kesehatan menggunakan PCR & qPCR.  Harapannya setelah diadakan pelatihan ini, para peneliti mampu memanfaatkan layanan pengujian dan riset di bidang biomolekuler di UPT.LTSIT Unila secara lebih maksimal, sehingga para peneliti mampu menghasilkan jurnal internasional yang berkualitas. Hal ini tentunya senada dengan yang diungkapkan oleh Rektor Universitas Lampung dalam pembukaan kegiatan ini, yaitu mewujudkan Universitas Lampung menjadi Research University yang menghasilkan jurnal internasional yang berkualitas. (wg/)